Sekelumit Perjalanan Hidup Manusia Di Hari Kiamat (Renungan)

SEKELUMIT PERJALANAN HIDUP MANUSIA DI HARI KIAMAT
DALAM HADIS RASULULLAH SAW
(Renungan)

Dari Abi Hurairah ia berkata: “Pada suatu hari Rasulullah SAW. disuguhi sepotong daging, dihaturkan kepada beliau potongan kaki kambing, Rasulullah merasa takjub dengan suguhan itu, lalu beliau menggigit satu gigitan kemudian bersaba”: “Akulah penghulu manusia pada hari kiamat, tahukah kamu hal ini?. Pada hari kiamat nanti Allah akan mengumpulkan seluruh manusia dari yang paling awal diciptakan hingga yang paling akhir di satu padang (tempat yang luas), mereka dapat mendengar seruan, pandangan mereka tidak terhalang dan mataharipun didekatkan. Mereka menanggung kesulitan dan kesusahan yang mereka tidak kuasa dan mampu untuk memikulnya. Berkatalah sebagian manusia kepada sebagian yang lain: “Tahukah kamu bagaimana keadaanmu sekarang?, Tahukah kamu apa yang menimpamu sekarang?. Carilah orang yang dapat memintakan syafa’at kepada Tuhanmu untuk kamu semua!”. Lalu berkata lagi sebagian manusia kepada sebagian yang lain: “Ayo datangi Adam!”. Lalu mereka semua mendatangi Adam, dan mereka berkata: “Wahai Adam!, Engkaulah bapak manusia, Allah telah menciptakan kamu dengan kekuasaanNya, Allah meniupkan ruh kepadamu dan memerintahkan para Malaikat dan mereka bersujud kepadamu. Mintakanlah syafa’at untuk kita kepada Tuhanmu!, bukankah engkau melihat bagaimana keadaan kita sekarang?!, Bukankah engkau melihat beban derita yang kita tanggung?!”. Lalu Adam menjawab: “Sungguh, Tuhanku hari ini teramat murka kepadaku, Dia belum pernah murka yang seperti ini sebelumnya dan Dia tidak akan pernah lagi murka yang seperti ini nanti, Tuhanku dulu melarangku memakan buah suatu pohon, tapi diriku…, diriku telah mendurhakaiNya..!. Pergilah…!, pergilah kamu semua menemui yang selain aku, pergilah temui Nuh!”. Lalu mereka semua mendatangi Nuh dan mereka berkata: “Wahai Nuh!, Engkaulah Rasul yang pertama diutus di muka bumi, Allah menyebutmu dengan ‘Abdan Syakura’ (hamba yang pandai bersyukur), mintakanlah syafa’at kepada Tuhanmu untuk kita!. Bukankah engkau melihat bagaimana keadaan kita?!. Bukankah engkau melihat beban derita yang kita pikul?!”. Lalu Nuh berkata kepada mereka: “Sungguh, Tuhanku sangat muraka hari ini, Dia tidak pernah murka yang seperti ini sebelumya, dan tidak akan pernah murka yang seperti ini nanti. Sungguh, aku dulu berdakwah mengajak kaumku…, tapi biarlah aku mengurus diriku saja…, diriku saja!. Pergilah kamu semua menemui selain aku, Pergilah kepada Musa SAW!”. Lalu mereka mendatangi Musa SAW. dan berkata: “Wahai Musa!. Engkau adalah rasul Allah, Allah telah memberimu keutamaan dengan risalahNya, juga dengan Allah berfirman langsung kepada manusia. Mintakanlah syafa’at untuk kita kepada Tuhanmu!. Bukankah engkau melihat bagaimana keadaan kita?! Bukankah Engkau melihat beban derita yang kita pikul?!”. Lalu Musa SAW. berkata kepada mereka: “Sungguh, Tuhanku teramat murka hari ini, Dia tidak pernah murka yang seperti ini sebelumnya dan tidak akan pernah lagi murka seperti ini nanti. Sungguh, aku dulu telah membunuh seseorang yang aku tidak diperintahkan untuk membunuhnya!. Aku mengurus diriku sendiri…!, diriku sendiri…! Pergilah kamu semua kepada Isa SAW!.”. Lalu mereka berkata: “Wahai Isa!. Engkau adalah Rasul Allah, engkau berbicara kepada manusia ketika bayi, kalimat dan ruh Allah letakkan kepada Maryam. Mintakanlah syafa’at untuk kita kepada Allah!. Bukankah engkau melihat bagaimana keadaan kita sekarang?!. Bukankah engkau melihat beban derita yang menimpa kita sekarang?!”. Lalu Isa SAW. berkata kepada mereka: “Sungguh, Tuhanku teramat murka hari ini, Dia tidak pernah murka yang seperti ini sebelumnya dan tidak akan pernah lagi murka yang seperti ini nanti”. Dan Isa tidak menyebutkan dosanya. “Aku mengurus diriku saja, …! Diriku saja…! Pergilah kamu semua kepada yang selain aku!. Pergilah kepada Muhammad!”. Lalu mereka semua mendatangiku, mereka semua berkata: “Wahai Muhammad!. Engkau rasul Allah dan penutup para Nabi. Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang terdahulu dan yang terakhir. Mintakan syafa’at untuk kita kepada Tuhanmu!”. Lalu aku mendatangi bawah arsy’ dan aku jatuh bersujud kepada Tuhanku. Kemudian Allah membuka diriNya atasku dan memberi ilham kepadaku dari sifat Maha TerpujiNya, dan pujian terbaik adalah atasNya. Allah belum pernah membuka diri kepada seorangpun sebelumku, lalu Allah berfirman: “Wahai Muhammad!, Angkat kepalamu dan mintalah sesuatu, engkau akan Aku beri. Mintalah syafa’at, Aku akan beri syafa’at”. Lalu kuangkat kepalaku dan aku berkata: “Ya Tuhanku! Umatku…!, Umatku…!”. Lalu Allah menjawab: “Wahai Muhammad!, Masuklah ke surga dari umatmu yang tidak terkena hisab melalui pintu surga sebelah kanan. Mereka adalah sekelompok manusia yang dapat masuk dari pintu itu!”. Demi jiwaku yang ada dikekuasaanNya, sesungguhnya jarak antara dua daun pintu dari pintu-pintu surga itu seperti jarak antara Mekah dan Hijr atau seperti antara Mekah dan Basrah”. (HR. Muslim).

Diterjemahkan dari hadis dalam kitab Shoheh Muslim juz awal kitab Al-Iman Bab Adna Ahlul Jannah Manzilatan Fiha. Dalam kitab yang sama Nabi Muhammad SAW. menyebutkan bahwa penghuni surga yang masuk surga tanpa hisab hanyalah 70000 orang saja dari semua umat manusia.

“Dari Abi Hurairah, sesungguhnya Nabi SAW. bersabda: “70000 orang dari umatku masuk surga tanpa hisab”. Berkata seorang laki-laki: “Wahai Rasulullah, berdo’alah kepada Allah agar Allah menjadikan aku termasuk diantara mereka”. Lalu Nabi berdo’a: “Ya Allah!, jadikanlah laki-laki itu termasuk diantara mereka”. Kemudian berdiri yang lain dan berkata: “Ya Rasulullah!, berdoalah kepada Allah agar Allah menjadikan aku termasuk diantara mereka”. Lalu Nabi menjawab: “Wah, sudah kedahuluan sahabat ‘Akasah”. (HR. Muslim).

One response to “Sekelumit Perjalanan Hidup Manusia Di Hari Kiamat (Renungan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s